DONI ALFIANDES

Senin, 28 Juli 2008

Tahajjud Sembuhkan Segala Penyakit

Tahajjud Sembuhkan Segala Penyakit Print E-mail
Tuesday, 08 July 2008
Mengapa Allah menyuruh kita bangun bangun di tengah malam untuk melaksanakan sholat tahajjud? Apa rahasia di balik perintah Allah tersebut? Apakah betul orang-orang yang bertahajjud di tengah malam akan diangkat Alllah ke tempat yang terpuji?

Sholat Tahajjud, Stress, dan Hormon Kortisol (Hormon Stress)

Siapa bilang ajaran dalam agama Islam hanya dogma & doktrin. Prof.Dr.Muhammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, telah mampu membantah pandangan tersebut melalui desertasi yang ia pertahankan sehingga mendapatkan gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada program pasca sarjana Universitas Surabaya, dengan judul “Pengaruh Sholat Tahajjud terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imunologik : Suatu Pendekatan Psikoneuroimunologi” , menyimpulkan jika anda melakukan sholat tahajjud secara rutin, benar gerakannya, ikhlas, dan khusyu’ niscaya anda akan terbebas dari penyakit infeksi dan kanker.

Hormon Kortisol Rendah

Desertasi ini melibatkan 41 responden siswa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya. Dari 41 siswa, hanya 23 yang sanggup menjalankan sholat tahajjud selama 1 bulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan sholat tahajjud selama 2 bulan. Sholat tahajjud dimulai pukul 2.00 - 3.00 WIB sebanyak 11 roka’at, dengan dua roka’at sebanyak 4 kali dan ditutup sholat witir sebanyak 3 roka’at. Dan selanjutnya, hormon kortisol (hormon stress) dari 19 siswa tersebut diperiksa di 3 laboratorium di Surabaya (Pramitha, Prodia, dan Klinika).
Apa yang terjadi? Para siswa yang sholat tahajjud dengan rutin dan ikhlas berbeda dengan siswa yang tidak melaksanakan sholat tahajjud. Mereka yang melaksanakan sholat tahajjud tersebut memiliki kadar hormon kortisol yang rendah. Hal ini menandakan mereka memiliki ketahanan tubuh yang kuat dan kemampuan individu yang tangguh sehingga mampu menanggulangi masalah-masalah sulit dengan lebih stabil.

Hormon kortisol adalah salah satu hormon stress. Kadar hormon ini semakin meninggi ketika kita dalam keadaan stress. Dengan kadar hormon yang meninggi kita lebih mudah berbuat salah, sulit berkonsentrasi, dan daya ingat kita kurang baik. Hormon ini oleh pakar kesehatan dijadikan tolak ukur untuk tingkat/derajat stress seseorang. Makin stress seseorang, maka hormon kortisol semakin meninggi dalam darahnya. Hormon kortisol memiliki kadar tertinggi di waktu tengah malam hingga waktu pagi, terutama pagi-pagi sekali (normal di pagi hari berkisar 38-690 mmol/liter, sedangkan malamnya 69-345 mmol/liter).

Stress dan depresi menjadi penyakit yang lazim di zaman sekarang ini. Stress sebenarnya keadaan yang positif bagi kita jika digunakan dalam keadaan yang masih wajar. Jika berlebihan, maka kadar hormon adrenalin dan hormon kortisol akan meningkat sehingga mengganggu sistem kekebalan tubuh yang akhirnya kita mudah terkena infeksi, penyakit maag, asma, dan memperburuk penyakit degeneratif kronis (kanker, diabetes,rematik dan lain-lain).

Dengan sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin, ikhlas, dan khusyu’ akan mampu menciptakan karakter baru serta tangguh bagi pelaksananya, sehingga kita akan memiliki persepsi dan motivasi yang positif yang nantinya akan terhindar dari stress. Mungkin itulah maksud firman Allah pada surah Al-Isra’ :79 di atas tentang diangkatnya para pelaksana sholat tahajjud ke tempat yang terpuji, Allahu’alam (Allah yang Maha Tahu).

Mengapa harus tengah malam?

Kata tahajjud terambil dari kata hujud yang berarti tidur. Kata Tahajjud dipahami oleh al-Biqai dalam arti tinggalkan tidur untuk melakukan sholat. Sholat ini juga dinamakan sholat lail/sholat malam, karena ia dilaksanakan di waktu malam yang sama dengan waktu tidur.

Apa rahasia bangun di tenah malam untuk sholat tahajjud? Hal ini telah dijawab Allah pada surah al-Muzzammil ayat 6-7, berbunyi :” Sesungguhnya bangun di waktu malam, dia lebih berat dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya bagimu di siang hari kesibukan yang panjang”.
Dari ayat tersebut ada 2 hal yang begitu mengesankan kita. Pertama, sengaja untuk bangun malam. Kedua, bacaan di malam hari memiliki efek dan dampak yang lebih mengesankan. Sengaja bangun malam hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki niat kuat. Niat yang kuat pasti didorong oleh motivasi yang kuat, sehingga pekerjaan tersebut akan dilakukan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh. Apalagi sholat tahajjud adalah sholat sunnah, InsyaAllah orang yang melaksanakan sholat sunnah adalah orang yang memang punya niat yang ikhlas & motivasi yang kuat. Lain halnya dengan sholat wajib, terkadang kita melaksanakan sholat wajib hanya sekedar “gugur kewajiban”. Sholat tahajjud dilakukan harus setelah tidur (meskipun sebentar). Apa manfaatnya? Bangun tidur pasti pikiran kita lebih segar. Bayangkan dalam 1 hari, jantung kita berdetak 100.000 kali, darah kita mengalir melalui 17 juta mil arteri, urat darah halus dan juga pembuluh-pembuluh darah. Tanpa kita sadari rata-rata sehari kita berbicara 4.000 kata, bernafas sebanyak 20.000 kali, menggerakkan otot-otot besar sebanyak 750 kali, dan mengoperasikan 14 milyar sel otak.
Manusia perlu istirahat. Dan tidur adalah istirahat yang sangat baik menurut ilmu kesehatan. Dengan tidur berarti terjadi proses pemulihan sel tubuh, penambahan kekuatan dan otak kita kembali berfungsi dengan sangat baik. Tak heran jika Allah berkehendak agar sholat tahajjud dikerjakan setelah tidur. Dengan pikiran yang fresh akan membantu kita untuk lebih khusyu’ memaknai ayat-ayat Allah yang kita baca.

Bacaan di malam hari lebih mengensankan dibandingkan di siang hari, mengapa demikian? Orang yang hobinya break-breakan (ORARI), mereka lebih senang akan memilih berkomunikasi di malam hari kira-kira pukul 2.00 - 4.00, karena suara yang dihasilkan di waktu itu lebih cukup bagus dan jernih, walaupun daya jangkauannya sangat jauh. Berbeda dengan siang hari, suara breaker tidak begitu jelas karena banyak frekuensi yang mengganggu.

Ini menandakan, bangun di tengah malam dan bersholat tahajjud sangat baik untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Dan komunikasi yang kita lakukan semuanya berbasis pada pancaran energi. Penulis punya pengalaman menarik terhadap seseorang yang berumur paruh baya ketika berbicara dalam sebuah forum, di mana tutur katanya begitu santun didengar, wajahnya penuh percaya diri dan enak dipandang, memiliki karakter yang kuat untuk mempengaruhi orang yang berinteraksi dengannya. Pada sebuah kesempatan penulis bertanya : “Apa kira-kira rahasia kelebihan yang saudara miliki selama ini?”. Ia menjawab dengan singkat dan satun : “Disiplinkan diri dengan ber sholat tahajjud”.

Meditasi dan Tahajjud

Meditasi berarti keheningan, diam dan kesendirian. Keheningan muncul apabila pikiran sadar kita telah berhenti sepenuhnya.

John Kehoe, penulis buku terlaris “Mind Power” pernah melakukan tapa brata dengan menyingkirkan diri dari hiruk-pikuk dunia, kemudian menyepi di dalam hutan untuk melakukan meditasi. Hal ini ia lakukan untuk menembus batas kesadaran tertinggi atau lapisan terdalam pikiran bawah sadarnya melalui kesunyian dan pencarian diri.

Banyak dari mereka melakukan metode meditasi lewat relaksasi senam ringan, olah nafas, pergi ke tempat sunyi dengan menghidupkan kaset-kaset, CD pencerahan. Bahkan ada yang menggunakan aroma terapi wewangian, tak heran terlalu besar biaya yang dikeluarkan hanya untuk bermeditasi saja.
Padahal Allah telah memberikan jalan alternafif kepada kita pada 14 abad yang lalu untuk lebih dekat dengan-Nya lewat pelaksanaan sholat malam karena sholat adalah salah satu bentuk meditasi. Selama ini kita terjebak pada belenggu diri kita sendiri yang menjadikan sholat sebagai kewajiban semata, bukan sebuah kebutuhan, kalau tidak sholat akan masuk neraka, terkesan Tuhan yang membutuhkan kita.

Padahal untuk melakukan sholat tahajjud kita tak perlu ke hutan, mengasingkan diri, cukup bangun di tengah malam kemudian berwudhu (bersuci) secara sederhana menurut rukun dan syaratnya. Tak perlu biaya mahal, hanya perlu tempat, dan sajadah yang bersih.

(dikutip dari : Tabloid NURANI )

Minggu, 27 Juli 2008

FEDORA LOG

A Fedora Log, for IT and Fedora related stuff.

Ternyata mungkin lebih mudah memisahkan dunia IT dan dunia curhat blog ini… toh banyak resource (baca: domain yg sudah dibayar tapi ngga terpakai) yang selama ini nganggur.

Lagipula walaupun .or.id, tapi hostingnya di luar.. dan sepertinya jauh lebih reliable daripada yang ini.. :D hehehehe GRATIS pula :)

Kenapa harus “Fedora Log”? simpel saja, sebagai bukti kecintaan dan ke’fanatik’an saya kepada Fedora :) kalo gak ada yang ‘fanatik’ rasanya kurang lengkap kan? Fedora juga saya anggap mewakili banyak hal lain, utamanya Freedom (kebebasan) dan Infinity (kekekalan), persis cita-cita fedora, Infinite Freedom :D Persis cita-cita free software :-)

Anyway, sebenarnya saya cuma mau buat pengumuman ada BLOG BARU Lagi…. :D

Cheers!


WOW!!!

  1. Blog ini udah 3 tahun (lebih)! 2005, akhir Januari.
  2. Banyak yang komen di posting yang panjang dan ‘tua’ ini, bikin tambah prihatin aja.. udah 2 tahun tapi masih eksis juga
  3. Posting terakhirku tentang Esia sudah terlalu basibanget, karena konon Esia di Makassar saat ini koneksi lintas-operatornya malah lebih bagus daripada StarOne/Jagoan :)
  4. WordPress 2.5 udah keluar! dan blog jelek ini masih pakai 2.3.x… Tapi Fantastico De Luxe di Singcat nggak apdet.. malah masih versi 2.2.2 :P
  5. Ada yang bisa kasi info GIMANA CARANYA upgrade WordPress yang tadinya pake Fantastico trus diubah jadi WordPress ‘manual’ tanpa Fantastico dan jadi yang TERbARU (v2.5 gitu..)? (jangan bilang ‘instal ulang’ ye!)
  6. Posting kali ini kayaknya postingku yang paling ‘ancur’, dari segi tata bahasa, kadar narsisme dan pelanggaran terhadap sepuluh hukum menulis blog yang baik… (ada yang mau buat 10 hukum itu?)

  7. Nomer 7 itu sengaja dikosongin, soalnya 7 itu lucky number… ehh 8 juga ding… :) ah tapi nggak lah, gw gak percaya ama lucky number :)
Kecelakaan Digital!!!!


Parah, rusak, hancur, musnah, kacau.

Kemarin saya seperti kehilangan salah satu anggota keluarga. Lebih parah daripada ketika Kamera Canon S2IS saya rusak. Lebih parah daripada ketika Kabel Charger Kamera Canon EOS 400D saya hilang. Lebih parah daripada ketika modem ADSL di kantor sekarang rusak. Lebih parah daripada salah satu server di kantor lama dulu jebol dan RAMnya diinfeksi Trojan…

Harddisk utama dalam kehidupan saya, yang isinya semua file-file penting selama 5 tahun terakhir, termasuk foto-foto keluarga dan berbagai event yang saya ‘liput’ dari tahun 2005 yang lalu (total “My Pictures” kira kira 20-30GB), beberapa file hasil kreasi saya berupa publikasi, surat, logo, iklan, poster, spanduk, brosur, sampai video.. JEBOL dan tidak bisa diakses lagi. 200GB, hilang begitu saja.

Kemungkinan yang sangat saya harapkan adalah hanya terjadi koslet, ketika saya menghubungkan kabel adaptor dan pin-pin power hdd tsb. Memang kesalahan saya adalah menjadikan harddisk itu sebagai harddisk eksternal, hanya dengan menggunakan kabel sambungan IDE-USB biasa, yang mudah dicopot dan sejujurnya menurut saya tidak reliable. Seharusnya minimal saya gunakan box khusus dan tidak terlalu me-mobile-kan harddisk tersebut.

Moga-moga masih ada teknisi atau penyelamatdata.com yang masih bisa menghidupkannya kembali, minimal menarik data penting yang ada di dalamnya. Benar-benar hadiah tahun baru yang mengejutkan. Menambah satu poin dalam evaluasi 2007 saya: Lakukan BACKUP data secara berkala.

Sedih, kemarin saya seperti orang yang tak punya nyawa lagi, malas, lesu, jengkel, marah, sakit hati, merasa bodoh, terus bertanya-tanya “mengapa” … jadi agak rapuh.. :P

Hari ini sih sudah normal kembali :-)

Losary Cyber Beach 2!!!

khirnya berkesempatan…

Tadi siang, setelah bertandang ke UMI untuk acara workshop Linux tanggal 2 nanti, saya dan Fadly ’singgah’ untuk makan siang sekaligus ‘menjajal’ HotSpot Telkom di Pantai Losari.

Ternyata benar, panjang banget! dari Rumah Jabatan Walikota (dekat Pintu Gerbang Tanjung Bunga) sampai MGH, dipenuhi logo Telkom Hotspot. Kami sendiri mencoba dari area dekat Hotel Imperial Aryaduta (Sedona), dan ‘konek’ ke Access Point dengan nama Hotel tsb.

Rata-rata kecepatan cukup baik, saya melakukan percobaan di speedtest.net, hasilnya cukup memuaskan, jika melakukan test dari Server di Singapura, kecepatan rata-ratanya 250 kbps untuk download dan 190 kbps untuk upload.

Nah, sekalian dari situ pula saya mengirim laporan ke milis LUGU.
Sebenarnya dengan adanya hotspot gratis ini, setengah dari mimpi saya sudah jadi kenyataan. Sebuah ruang publik, terbuka, dengan akses internet kecepatan (cukup) tinggi, gratis pula.

Setengah, soalnya cuma sebulan! :P

Bukan cuma hotspot ini, ada koneksi kecepatan tinggi lain yang setahu saya baru ditawarkan di Makassar, produk Indosat M2. Dengan slogan 3.5G, koneksi hingga 2,6 Mbps menggunakan modem pcmcia atau usb. Tapi sayang harganya masih lumayan tinggi, apalagi kalau harus beli modemnya :) Memang ada paket gratis modem, tapi minimum kontrak 1,5 tahun, dan quota perbulan untuk paket standar dipatok 1 GB untuk Rp 300.000,- perbulan. Hitung punya hitung, kayaknya masih cukup mahal. Makanya realisasi mimpi saya cuma _setengah_!

Ternyata Line - In

Line-In@Laptop

Beberapa bulan ini, ketika saya switch dari Windows XP Media Center (original! bawaan laptop) ke Fedora Core 6 yang sudah terinstall dengan baik di Toshiba A105 saya, ada satu masalah yang sangat mengganggu. Kalau memainkan musik, atau film, suara yang dihasilkan selalu berisik, ada suara, tapi seperti speaker pecah, kresek-kresek istilahnya.

Ternyata masalahnya simpel, channel Line-In (yang secara fisik memang tidak ada di rata-rata perangkat laptop), mendistorsi suara. Atas saran kawan di milis tanya-jawab, saya coba untuk mematikan (mute) semua channel kecuali PCM dan atau Master di alsamixer (atau volume control). Betul aja, setelah coba-coba, saya temukan bahwa channel line-in-lah biang keroknya. Saya coba, asalkan volume line-in berada di bawah posisi < src="http://john.chendra.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":-)" class="wp-smiley">

Walaupun rada-rada BASBANG, lega aja rasanya telinga ini :D

Ngomong-ngomong soal Fedora, sebentar lagi (24 Mei) Fedora 7 rencananya akan di rilis. Ya, Fedora, bukan Fedora Core. Mulai rilis ke 7 ini, Fedora Core & Extras akan digabung, jadi cuma 1 repository resmi, tidak ada lagi Extra, tidak ada lagi Core. Sementara repository lain (non free seperti livna) sepertinya tidak banyak perubahan (saya sendiri masih belum terlalu jelas :P).

Ironisnya, ketika Fedora 7 udah mau keluar, request DVD bulan ini untuk FC6 dari Indonesia justru sangat banyak, biasanya 1 atau 2, (bahkan tidak ada waktu bulan Maret) bulan ini, baru tanggal 3 aja udah ada 7 request yang sudah diterima. Saya sempat menanyakan ke milis freemedia, tapi disarankan untuk tetap mengirim FC6 sampai bulan Mei berakhir. :-) Jadi untuk teman-teman yang ada niat ‘memesan’ DVD via fedoraproject.org, saya sarankan bulan depan aja.. biar dapat yang Fedora 7 sekalian :D


Saya sendiri masih bingung nih, pas keluar Fedora 7 nanti mau dapat DVDnya darimana, sejak FC6 rilis dulu saya udah jadi fakir bandwidth soalnya. Jatah bandwidth Speedy yang 1 GB dikali dua dengan jatah kantor pun nggak cukup untuk 1 DVD. Udah gitu kalau mau nge-request, lah yang distribusikan gratis untuk wilayah Indonesia selama ini ya cuma saya sendiri… Nanti ajalah, siapa tau ada malaekat yang kirim DVD :-) hehehe :D

Modus Penipuan Blue Planet Tour

Cerita menyebalkan ini saya urutkan seperti ini saja dulu, sebab saya sulit menceritakan kembali kata-per-kata sebab kejadiannya cukup lama dan tidak mungkin saya mengingat semua secara persis. Kejadiannya siang hari, kira-kira pukul 15.00 WITA tanggal 4/9/2006.

  • Saya baru bekerja di perusahaan yang baru dan belum mengenal semua atasan saya yang ada di kantor pusat. Salah satunya saya ketahui bernama Erik, yang memang belum saya kenali.
  • Saya mendapat telepon siang itu, dan ketika mulai, penelepon memberi selamat, saya pikir memang pak Erik yang di kantor saya, memberi selamat telah bergabung dengan perusahaan tsb. Makanya saya menyambut dengan semangat. Ternyata setelah berbasa-basi, ia mengaku dari VISA. Kemudian Ia menjelaskan pula kerja sama dengan berbagai bank (berbagai nama bank disebut).
  • Kemudian ia menanyakan jenis kartu saya (malah langsung nembak, gold atau platinum, padahal kartu saya cuma silver), limit kredit saat ini, dan expiry date kartu saya. Namun tidak berurutan seperti itu, dia menanyakan di sela-sela penjelasan mengenai ‘hadiah’ yang saya dapatkan.
  • Ia mengatakan bahwa saya mendapatkan hadiah khusus, dari antara seluruh pengguna kartu kredit, terpilih hanya 135 orang. Ia juga menyebutkan hadiah yang saya dapatkan dalam rangka menyambut tahun wisata 2006 (yang sebenarnya sudah hampir habis nih 2006), dan kerja sama dengan PHRI (kalau nggak salah).
  • Ia menjelaskan berbagai keuntungan berupa dicount khusus untuk penerbangan (berbagai maskapai penerbangan disebut), discount khusus hingga 50 persen untuk menginap di hotel (berbagai nama hotel di sebut, termasuk di Makassar). Ia mengatakan bahwa dengan sistem online, saya akan dikenali langsung oleh pihak hotel, sehingga saya akan diberikan discount khusus sebagai anggota yang mendapatkan hadiah ini.
  • Dalam penjelasannya ia selalu menekankan bahwa ini event khusus, semacam gift, saya tidak perlu membayar iuran dan sebagainya
  • Ia kemudian menanyakan nomor kartu kredit saya, kira-kira dengan kalimat seperti ini: “Kami ingin mengkonfirmasi nomor kartu kredit bapak, tolong disebutkan”, Kata kuncinya ialah konfirmasi, sehingga membuat saya berpikir ia benar-benar dari VISA.
  • Karena masih berpikir bahwa ini adalah telepon dari VISA, saya menyebutkan nomor kartu saya. Ketika menyebut 4 angka terakhir saya baru sadar, ada kemungkinan saya sudah dijebak.
  • Ia kemudian menjelaskan bahwa saya harus membayar sejumlah Rp. 1.495.000,- sekali saja, tanpa iuran apapun sepanjang tahun, untuk seterusnya.
  • Kemudian menyebutkan the magic words, bahwa ia dari Blue Planet (tanpa kata tour sama sekali, ini yang paling menyebalkan, saya betul-betul merasa ditipu dan dijebak). saya pikir ini semacam keanggotaan khusus, semacam klub ekslusif dari VISA. Itupun hanya disebut sekilas saja, sekali dalam pembicaraan kami selama 20 menit lebih.
  • Karena sudah bericara lebih dari 20 menit di ponsel (telinga sudah mulai panas), saya mulai kehilangan konsentrasi, apalagi pada saat itu saya juga sedang banyak sekali pekerjaan yang saya kerjakan sambil menerima telepon. Saya terus meminta agar mereka mengirimkan dulu berkas promosi atau sejenisnya biar saya mudah memutuskan.
  • Seingat saya, saya dua kali menolak untuk membayar, tapi saya juga serba sulit sebab dalam bayangan saya ini adalah hadiah yang memang milik saya. Akhirnya saya dihubungkan dengan Irfan yang katanya akan mewakili manajemen mengucapkan selamat. Sebelumnya Erik juga menanyakan nama lengkap saya, yang saya inginkan tertera pada kartu.
  • Irfan mengatakan akan mengirim kartunya paling lambat 7 hari akan sampai di tangan saya. Mereka menutup telepon sambil mengucapkan selamat. Saya pun masih terheran-heran dan mulai kebingungan, ini sebenarnya telepon dari siapa dan apa sesungguhnya yang sudah saya bayar.

5/9/2006
Keesokan harinya, sebelum ke kantor saya singgah di salah satu hotel yang disebutkan si Erik. Ketika menanyakan Blue Planet, resepsionis mengatakan tidak tahu-menahu apa itu Blue Planet. Ketika saya menanyakan apakah ada kerja sama dengan VISA atau Blue Planet, ia mengatakan bahwa hotel mereka tidak pernah bekerja sama dengan lembaga apapun, kalaupun ada biasanya adalah instansi pemerintahan atau perusahaan yang ingin menginapkan karyawan mereka saja. Saya makin curiga, saya kemudian berangkat ke kantor.

Di kantor, saya menelepon ke nomor telepon yang ditinggalkan Erik dan Irfan untuk saya, namun mungkin karena kepagian (padahal waktu itu kira-kira pukul 08.15 di Jakarta), belum ada seorang karyawan pun yang ada di kantor, kata orang yang menerima telepon saya. Saya disarankan menelepon sekitar pukul 9 (WIB).

Setelah menunggu hingga pukul 9 WIB, saya pun menelepon mereka lalu mulai komplain ke penerima telepon, bahwa hotel di Makassar tidak mengenal mereka, lalu saya katakan saya ingin membatalkan transaksi itu. Penerima telepon menanyakan siapa yang menghubungi saya kemarin. Setelah saya beri tahu bahwa saya dihubungi oleh Erik, ia mengatakan akan meminta Erik menelepon saya nanti. Saya diminta bersabar dulu. Saya sempat berpikir mungkin juga resepsionis di hotel tadi yang kurang informasi.

Saya kemudian menelepon Halo BCA (bagian K.Kredit) lalu menceritakan kasus yang saya alami. Customer Service (CS) BCA kemudian menekankan bahwa mereka tidak pernah bekerja sama dengan lembaga apapun seperti Blue Planet ini, memberikan hadiah atau diskon khusus. Saya kemudian memblokir kartu VISA saya yang nomornya sudah bocor ke tangan Erik lengkap dengan expiry datenya. Kebetulan kartu VISA tersebut sedikit patah pada bagian ujungnya, sayapun mengganti kartu VISA saya dengan yang baru.

Berdasarkan info BCA, transaksi 1.495.000 kemarin masih menggantung, artinya datanya sudah diterima BCA namun belum lengkap dan belum ter-posting ke dalam rekening saya. Katanya data akan terposting paling tidak 15 hari yang akan datang. Ketika saya meminta agar BCA meng-cancel transaksi saya sebesar Rp 1.495.000,-, CS BCA mengatakan sebaiknya saya langsung menghubungi pihak yang menelpon saya dan meminta mereka membatalkan, sebab di BCA sendiri belum mengetahui kapan, dimana dan terhadap perusahaan mana/siapa kartu kredit saya dipakai. CS tersebut juga mewanti-wanti saya agar berhati-hati dalam membubuhkan tanda-tangan, sebab jikalau tidak berhati-hati bisa saja tanda-tangan saya akan diambil oleh pihak orang yang menelepon saya lalu dijadikan bukti pembayaran.

Tak terasa, sudah siang, di Makassar sudah pukul 12.00 saya masih juga belum ditelepon oleh Erik. Saya kemudian keluar kantor untuk makan siang dan melakukan keperluan lainnya, termasuk ke Bank untuk beberapa hal lain. Setelah kembali ke kantor saya meneruskan pekerjaan saya, sambil terus menunggu telepon yang tak kunjung tiba dari Erik. Saya berinisiatif meneleponnya ketika sudah malas menunggu dan hari sudah semakin siang. Kira-kira pukul 14.00 saya kembali menelepon 021-3902268. Kali ini saya langsung mencari Erik.

Saya kemudian mengkonfrontasikan informasi saya kepada Erik, bahwa saya sudah ke hotel dan menelepon BCA, nama Blue Planet sama sekali tidak dikenal. Saya juga menekankan saya ingin membatalkan transaksi saya kemarin dan meminta mereka membatalkan mengirim kartu apapun ke rumah saya. Oleh Erik, saya kemudian dijelaskan bahwa saya harus melakukan reservasi KE MEREKA, bukan ke hotel langsung, begitu pula untuk pembelian tiket pesawat. Saya kaget, ini tidak dijelaskan kemarin. Saya kemudian mendesak untuk membatalkan transaksi kemarin, oleh Erik dikatakan bahwa karena mereka online, maka data saya sudah terkirim ke merchant mereka dan tidak dapat ditarik kembali. Saya mempertanyakan, bahwa justru karena online-lah maka pembatalan menjadi sangat mudah. Mungkin si Erik tidak mengerti, sehingga ia kemudian kembali mengulang kalimat bahwa transaksi sudah tidak bisa dibatalkan karena online. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sejak transaksi, sudah berlalu 24 jam, makanya transaksi tidak bisa dibatalkan. Kebetulan saat itu Baterai HP CDMA saya mati, jadi saya lanjutkan menelepon dengan GSM saya, yang kemarin dihubungi si Erik. Di situ saya langsung mengecek, sesungguhnya jam berapa Erik menelepon saya. Ternyata belum sampai 24 jam! Erik menelepon saya pukul 15.05 WITA, sementara saat itu baru pukul 14.15 WITA. Saya sempat ngotot bahwa ini belum 24 jam, mohon dibatalkan saja, namun ia kembali dengan alasan online-online, tidak bisa lagi.

Saya pikir daripada saya berdebat dengan orang yang tidak mengerti teknologi, lebih baik saya meminta agar bagaimana saya mendapat informasi lebih lanjut, saya ingin mengetahui apa sebenarnya Blue Planet ini, dan dijawab dengan meminta saya melihat website dari Blue Planet jika saya tidak percaya. Saya kemudian mengatakan saya sudah mencari, tapi tidak ada Blue Planet seperti perusahaan mereka di Internet (coba aja search sendiri, tanpa kata ‘tour’). Sebelumnya saya memang sudah Googling dengan kata kunci: ‘”Blue Planet” Indonesia visa discount voucher’. Saya kemudian meminta alamat web mereka untuk mengecek lebih lanjut. Oleh Erik saya diberi alamat e-mail (ni orang gak ngerti Web kali ya :D), blueplanet_tours@yahoo.co.id, setelah saya mulai komplen, “Alamat websitenya?” ia pun menjawab (sambil terdengar suara wanita yang berteriak dari belakang), www.blueplanettour.com. (pake mengeja ‘whisky-whisky-whisky’, dia pikir saya yang blo’on) Saya pun menutup telepon dan mengatakan saya akan menelpon kembali sebentar lagi setelah mengecek website mereka.

Di sinilah saya tahu bahwa saya ditipu dan dijebak. Permainan yang buruk, cara bisnis yang tidak beretika dan penuh kepalsuan. Blue Planet rupanya tidak lebih dari perusahaan tour dan travel yang sedang menjaring customer baru. Saya benar-benar jengkel. Apalagi ketika membuka website mereka, web mereka sangat minim informasi, apalagi yang berhubungan dengan “Hadiah” yang saya dapatkan. Saya langsung menelepon kembali ke 021-3902268, mencari Erik kembali. Setelah menunggu sebentar, Mira, yang menerima telepon (sepertinya orang yang sama dengan tadi pagi), mengatakan bahwa Erik sudah pergi dan menyarankan saya telepon kembali besok. Saya langsung mengatakan saya ingin membatalkan transaksi yang kemarin, sambil menjelaskan bahwa saya tidak diberi penjelasan lengkap sebelumnya. Saya juga katakan saya tidak butuh penawaran seperti ini, lagipula saya jarang bepergian. Selain itu jika ingin bepergian, di Makassar sudah ada perusahaan Tour dan Travel langganan saya yang bisa saja dapat saya mintai fasilitas atau ‘membership benefits’ seperti yang mereka tawarkan. Mira kembali mencoba meyakinkan saya dengan berbagai fasilitas yang bisa saya dapatkan, tapi saya tetap tidak tertarik. Saya sudah merasa dikelabui. Itu sudah cukup menggambarkan bagaimana perusahaan ini sebenarnya. Iapun mengatakan akan menginformasikan hal ini ke Erik dan meminta saya menelepon kembali besok. Ya, saya akan menelepon besok, tunggu saja.

Saya ingin menyimpulkan. Saya merasa Blue Planet sudah mengelabui saya. Tanpa menyebut kata tour yang seharusnya menjadi identitas perusahaan mereka, mereka membuat saya mengira mereka adalah perwakilan VISA yang memberikan hadiah kepada saya. Dengan licik mereka berhasil mendapatkan nomor kartu kredit VISA saya, lengkap dengan expiry date-nya. Memang saya bodoh, sebab saya sendiri tidak awas ketika membocorkan informasi ini. Apalagi di saat-saat seperti ini, saat anak kedua saya akan lahir beberapa minggu lagi, pasti butuh uang yang cukup banyak nantinya, saya malah menyumbang hampir 1.5 juta ke Erik.. Oleh karena itulah cerita ini bela-belain saya tulis. Agar anda-anda di luar sana berhati-hati dengan travel agency seperti ini. Kalau ada yang mau bantu saya ‘ngecek’ ;), ini alamat mereka:

Blue Planet Tours
Gedung Parameta
Jl. KH. Fahruddin No. 4B, Lt. 3
Tanah Abang, Jakarta Pusat
(021) 31902268
blueplanet_tours@yahoo.co.id
www.blueplanettour.com (hati-hati bukan ‘tours’)
DAN, kalau berbaik hati, sudilah meningkatkan pagerank halaman ini, tentunya dengan bantuan om Google… (si Erik gak ngerti kali ya…)
Ingat! Anda bisa saja turut membantu menyelamatkan orang lain yang siap ditipu!!! Sori kepanjangan…
Buat Blue Planet Tour Indonesia: If Customer is the King, then I’m a really angry King!

Update:

Sejak 5 September 2006, di weblog ini saja sudah 5 orang yang menceritakan mengalami kejadian yang sama. Lucunya, di kantor saya di Makassar ini, salah satu staff Administrasi saya juga tertimpa masalah yang sama (suaminya tepatnya). Malah mereka (kawan saya ini) sudah sempat dikirimi ‘kartu keanggotaan’nya. Saya akhirnya sarankan untuk menghubungi BNI (bank penyedia kartu mereka), untuk melaporkan kejadian ini. Oleh Card Center BNI, mereka disarankan untuk tidak tanda-tangan dan mengembalikan barang yang sudah diterima. Apesnya, mereka baru sadar setelah tagihan sekitar 1,6juta muncul di rekening kartu kredit mereka. Setelah mengirim balik barang-barang yang diterima dari Blue Planet dan memperlihatkan bukti kirim ke BNI, akhirnya tagihan itu hilang pada bulan berikutnya.

Melengkapi cerita saya yang sudah sangat panjang dan tidak di-update lagi di atas.. Saya-pun akhirnya tidak membayar hampir 1,5 juta itu. Ke-esokan harinya ketika itu (6/9/2006) saya menelepon dan akhirnya membuat jengkel pihak blue planet dengan beberapa e-mail, komentar di guestbook mereka, dan posting blog ini. Hari itu saya juga akhirnya ribut dengan salah satu manager (?) mereka, yang dengan sombongnya menceritakan besarnya aset mereka yang katanya bisa membuat mereka mendapatkan mesin khusus dimana kartu kreditnya tidak perlu digesek, tapi cukup dengan memasukkan angka saja. Saya yakin, dia sangat marah dengan ‘teror’ melalui e-mail dan komentar guestbook yang saya kirimkan, padahal saya cuma bilang “Kembalikan uang saya…”, “Saya merasa ditipu…”. Mungkin akhirnya mereka ‘menyerah’ juga dan membatalkan transaksi itu, sebab akhirnya saya tidak pernah menerima apapun dari mereka (orang rumah juga sudah saya wanti-wanti, untuk tidak menerima apapun yang dikirim untuk saya pada hari-hari itu). Dan memang pada akhir bulan Mei itu tidak muncul tagihan apapun di rekening kartu kredit saya.

Saran saya untuk yang sudah/sedang/akan mengalami:

  1. Like everyone said, jangan beritahukan nomor kartu kredit anda kepada siapapun. Tapi kadang-kadang mereka memang terlalu licik untuk orang-orang jujur dan sederhana seperti kita ini :P
  2. Jika sudah terlanjur memberikan, tekankan ke mereka, teror mereka dan terus marahi mereka sambil mengatakan “Saya minta transaksi saya kemarin/waktu itu/tadi DIBATALKAN!” Jangan lupa minta e-mail address atau website terbaru mereka, siapa tahu sudah ganti beberapa kali hingga saat ini. (Maaf, saya terlalu malas dan tidak bernafsu lagi untuk menelusuri)
  3. Pada saat yang sama, hubungi Card Center kartu kredit anda, katakan anda baru saja ditipu orang, dan tidak sengaja memberikan Nomor kartu anda beserta expiry datenya via telepon ke orang tersebut. Jika diperlukan, blokir saja kartu anda, walaupun harus mengeluarkan biaya untuk menggantinya, tapi tidak sebanding dengan jutaan rupiah yang akan ditipu dari anda. Pihak penyedia kartu juga akan bertambah yakin bahwa anda memang sudah ditipu.
  4. Seperti saran bank/penyedia kartu kredit, berhati-hatilah kalau menanda-tangani sesuatu, jangan terima kiriman mereka, bahkan kirim balik kalau mereka sudah mengirim barang untuk anda. Simpan baik-baik resi pengiriman untuk menjadi bukti di bank/penyedia kartu.
  5. Yang terakhir, CERITAKAN pengalaman anda melalui weblog, milis, dsb. Ingat gunakan kata-kata kunci “BLUE PLANET TOUR” atau “BLUE PLANET” dengan banyak menggunakan kata-kata tipu, kartu kredit, tour, dsb supaya mudah dikenali oleh Google dan sebangsanya, siapa tahu ada kawan-kawan yang sedang ditipu dan ingin mencari tahu tentang mereka.

Di sisi lain, kalau kebetulan ada dana lebih, udah gitu memang sering keluar kota, dan anda memang tinggal di Jakarta, sebenarnya tawaran mereka cukup menarik, sebab dengan membayar segitu, kita katanya udah dapat beberapa voucher hotel yang kalau saya hitung-hitung cukup berimbang dengan dana yang kita keluarkan. :D Saya betul-betul cuma tidak suka dengan cara pemasaran mereka. Produknya sih belum tentu jelek, sayang ‘budaya perusahaan-nya’ yang jelek. Too bad.


Kamis, 24 Juli 2008

Igos Nusantara



KONFIGURASI REPOSITORI IGN LEBIH MUDAH!!!!!!

Bentuk/Susunan Repositori

Saat ini repository utama IGOS Nusantara (IGN) berada di
http://ftp.lipi.go.id/linux/ign/
telah diisi dengan beberapa update penting, diantaranya paket rpm untuk update kernel menjadi 2.6.20, Firefox 2.0.0.3 dan lainnya. File-file yang ada di repositori telah dipilih dan diatur sehingga totalnya berukuran 4.6 GB (masuk dalam satu DVD).

Susunan repositori telah mengalami penambahan dan penyesuaian. Saat ini repository diatur dan diklasifikasi berdasarkan sumber repositori dan disesuaikan dengan IGN. Bentuknya ada di:
http://ftp.lipi.go.id/linux/ign/2006/
terlihat ada repository dengan nama:
+ atrpms
+ base
+ bebas
+ extras
+ freshrpms
+ kernel
+ livna
+ update

Jika dibandingkan dengan pengaturan/konfigurasi IGN sebelumnya
http://groups.yahoo.com/group/igos-nusantara/message/74
maka konfigurasi yang tersedia saat ini telah dibuat lebih singkat dan mudah.

Ada penambahan dan perubahan nama, yaitu untuk nama “atrpms”, “bebas” dan “kernel”.

Penjelasan Skrip Konfigurasi
Konfigurasi untuk dapat mengakses repositori IGN telah dibuat dalam
script dan tersedia di:
http://ftp.lipi.go.id/linux/ign/2006/skrip/skrip1-repo.sh
http://ftp.lipi.go.id/linux/ign/2006/skrip/skrip2-yum.sh
http://ftp.lipi.go.id/linux/ign/2006/skrip/skrip3-auvi.sh

skrip dengan nama “skrip1-repo.sh” berfungsi untuk membackup skrip lama, kemudian menyalin dan menambahkan skrip baru,
skrip juga mengganti wallpaper dan kotak dialog login menjadi lebih baik.

skrip bernama “skrip2-yum.sh” berfungsi untuk update, paket yum yang baru akan bekerja lebih cepat.

skrip ketiga “skrip3-auvi.sh” berfungsi untuk memasang beberapa aplikasi multimedia, skrip ini boleh dijalankan, boleh juga tidak pakai.

… hem … proxy server disini dikonfigurasi sangat ekstrim, setiap posting ke website (ada tiga web), sepertinya hanya dapat melakukan post sekitar dua KB, posting ini berukuran sekitar tiga KB, sehingga sisanya yang satu KB gagal terus

Lanjut baca posting ini di milis IGN:
http://groups.yahoo.com/group/igos-nusantara/message/141

Read the rest of this entry »

Workshop IGOS Nusantara Tingkat Mahir

Date April 26, 2007

Workshop IGOS Nusantara Tingkat Mahir telah dilaksanakan di STMIK BANDUNG BALI. Workshop dilaksanakan tanggal 23 - 24 April 2007 diikuti peserta dari kalangan pemerintahan, swasta, pers, dan pendidikan. Diantaranya adalah perwakilan dari Kabupaten Jembrana (Dinas Informasi Komunikasi, Pelayanan Umum, Perhubungan dan Data), Kabupaten Banyuwangi (Kantor Arsip dan PDE), kabupaten Gianyar, Dosen STMIK Bandung Bali, LP3i, Koran Denpost, serta Toko.Baliwae.

Reportase lengkap mengenai workshop ini, telah ditulis oleh salah satu peserta workshop, ada di Majalah Linux Baliwae.

Read the rest of this entry »

IGOS Nusantara dan Multimedia

Date March 1, 2007

Berdasarkan percobaan memakai beberapa aplikasi multimedia yang ada di IGOS Nusantara (IGN), didapat hasil:

  1. Kemudahan dalam menjalankan beragam audio dan video jika memakai totem-xine.
  2. Xine dan MPlayer cukup bagus, hanya kadang perlu konfigurasi untuk memilih codecs untuk audio/video

Cara install totem-xine:
a. Lakukan konfigurasi Repositori IGN, baca:
http://groups.yahoo.com/group/igos-nusantara/message/74

b. Hapus Totem yang lama
# yum -y remove totem

c. Install totem-xine dan plugin
# yum -y install totem-xine
# yum -y install libdvdcss libdvdnav xine-lib-extras-nonfree

Pengguna yang terbiasa memakai WinAmp dapat memasang XMMS dan plugin MP3, caranya:
# yum -y install xmms xmms-mp3

Setelah install xmms akan muncul menu baru yaitu “Audio Player”
Read the rest of this entry »

IGOS Nusantara 2006 di Pesantren

Date January 8, 2007

IGOS Nusantara (IGN) 2006 saat ini telah dipakai di Pesantren. Pondok Pesantren Persis 99 Rancabango, Garut, Jawa Barat adalah pesantren pertama yang memakai IGOS Nusantara. IGN di Pondok Pesantren Persis 99 Rancabango dipakai untuk empat jenis fungsi, yaitu:

  1. IGN sebagai Desktop (tulis menulis dan browsing)
  2. IGN sebagai Web Server untuk Warintek
  3. IGN sebagai proxy Server; Proxy server yang dikonfigurasi di IGN melayani 40 komputer untuk mengakses Internet
  4. IGN sebagai Terminal Server yang melayani 20 komputer client.

Instalasi dan konfigurasi IGN di setiap komputer dilakukan personil dari Kementrian Ristek dan personil/pengembang IGN. IGN untuk fungsi sebagai Web Server dan Proxy Server memerlukan file-file .rpm yang ada di CD IGN Extra.

IGN untuk fungsi Terminal Server menggunakan Linux Terminal Server Project (LTSP). LTSP di IGN memerlukan banyak file .rpm. Pengembang IGN saat ini sedang mengatur ulang penempatan file-file .rpm untuk Terminal Server. Pengaturan ulang file-file .rpm bertujuan agar pengguna yang akan membuat terminal server dapat melakukan instalasi secara mudah dan cepat. Berdasarkan pengalaman awal pengembang untuk konfigurasi LTSP memerlukan waktu untuk instalasi dan konfigurasi sekitar satu jam. Jika pengembang telah dapat melakukan konfigurasi secara ringkas dan cepat, maka petunjuknya akan disertakan dalam CD IGN Extra.

Read the rest of this entry »

IGOS Nusantara 2006 Extra

Date January 2, 2007

Saat ini pengembang IGOS Nusantara (IGN) sedang menyiapkan satu buah CD yang bernama CD IGN EXTRA. IGN EXTRA akan berisi file-file untuk kebutuhan:

  1. Update IGN
  2. Penambahan aplikasi dan fungsi IGN

Update

Update yang tersedia meliputi:

Read the rest of this entry »

Apakah IGOS Nusantara ada versi LiveCD-nya?

Date November 20, 2006

IGOS Nusantara 2006 tersedia dalam dua jenis, yaitu IGOS Nusantara Installer dan IGOS Nusantara LiveCD

Read the rest of this entry »

Peluncuran IGOS Nusantara

Date November 20, 2006

IGOS Nusantara 2006, sebuah distribusi Desktop Linux turunan Fedora Core 5 akan diluncurkan pada tanggal 4 Desember 2006. Dr. Ir. Engkos Koswara, sebagai penanggung jawab program IGOS mengemukakan bahwa pemerintah mengembangkan program IGOS dalam rangka menyediakan software alternatif yang bebas murah guna mempersingkat kesenjangan teknologi informasi, seraya mendorong percepatan peningkatan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan dan …

Read the rest of this entry »

Adakah milis untuk bertanya dan atau diskusi mengenai IGOS Nusantara?

Date November 12, 2006

IGOS Nusantara memakai milis dengan nama: igos-nusantara@yahoogroups.com

Silakan bergabung ke milis IGN melalui http://groups.yahoo.com/group/igos-nusantara/

Read the rest of this entry »

IGOS Nusantara 2006 R5

Date November 9, 2006

Sebelumnya pernah dibuat preview perdana IGOS Nusantara (IGN), preview tersebut berdasarkan IGN 2006 Release 3 (R3). IGN secara resmi baru akan diluncurkan pada awal Desember 2006. Sehubungan belum secara resmi diluncurkan, pengembang (developer) memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perbaikan berdasarkan masukan rekan-rekan yang telah mencoba IGN R3.

Secara internal, pengembang telah mengeluarkan IGN R4. IGN R4 telah diujicoba secara terbatas oleh pengembang di

Read the rest of this entry »

IGOS Nusantara 2006 LiveCD

Date November 7, 2006

Setelah IGOS Nusantara (IGN) 2006 versi Installer selesai dibuat pada minggu kedua Oktober 2006, dilanjutkan dengan pembuatan LiveCD. Pembuatan LiveCD sebelumnya pernah dilakukan pada Mei 2006, sehingga untuk pembuatan IGN LiveCD tidak …

Read the rest of this entry »