> > Buat Renungan……………….. > > Satu hal sebagai bahan renungan Kita... > Tuk merenungkan indahnya malam pertama > Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata > Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa > > Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Mauuut > Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara > Hari itu...mempelai sangat dimanjakan > Mandipun...harus dimandikan > Seluruh badan Kita terbuka.... > Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. . > Tak Ada sedikitpun rasa malu... > Seluruh badan digosok Dan dibersihkan > Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan > Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih... > Itulah sosok Kita.... > Itulah jasad Kita waktu itu > > Setelah dimandikan.. ., > Kitapun kan dipakaikan pakaian cantik berwarna putih > Kain itu ...jarang orang memakainya.. > Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan > Wewangian ditaburkan ke baju Kita... > Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan > Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita > Keranda pelaminan... langsung disiapkan > Pengantin bersanding sendirian... > > Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga > Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul > Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga > Serta rasa haru para handai taulan > Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir > Akad nikahnya bacaan talkin... > Berwalikan liang lahat... > Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan > Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan > > Dan akhirnya.... . Tiba masa pengantin.. > Menunggu Dan ditinggal sendirian... > Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan > Malam pertama bersama KEKASIH.. > Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah > Di kamar bertilamkan tanah.. > Dan ketika 7 langkah tlah pergi.... > Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat... > Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur... > Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur..... > Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu.... > Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... . > Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima > Kita sungkan sekali meneteskan air mata... > Seolah barang berharga yang sangat mahal... > > Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga.. > Atau melemparkan dirimu ke neraka.. > Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga... > Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini.... > Untuk disebut sebagai ahli syurga > > Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak menemanimu > Bukan aku tak setia... Bukan aku berkhianat.. ... > Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan > Tapi percayalah.. .aku pasti kan mendo'akanmu. .. > Karena ...aku sungguh menyayangimu. ... > Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga > Aku berdo'a...semoga kau jadi ahli syurga. Amien > > Sahabat..... , jika ini adalah bacaan terakhirmu > Jika ini adalah renungan peringatan > dari Kekasihmu > Ambillah hikmahnya... .. > Tapi jika ini adalah salahku...maafkan aku.... > Terlebih jika aku harus mendahuluimu. ... > Ikhlaskan Dan maafkan seluruh khilafku > Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu. .... > Kalau tulisan ini Ada manfaatnya.. .. > Siapa tahu ...suatu saat kau ingat padaku > Dan...aku tlah di alam lain.... > Satu pintaku padamu... > Tolong do'akan aku.... > > > /Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam > kerugian, // > /kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal > saleh dan / > /nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat > menasehati / > /supaya menetapi kesabaran. (QS 103:1-3)// > > Orang Yang Tidak Melakukan Sholat: > Subuh: Dijauhkan cahaya muka yang bersinar.. > Dzuhur: Tidak diberikan berkah dalam rezekinya.. > Ashar: Dijauhkan dari kesehatan/kekuatan.. > Maghrib: Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya. > Isyha: Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya.. > Sekarang anda mempunyai 2 pilihan: 1) Biarkan dalam offline > msg anda. ATAU ...... 2) Forward ke sejumlah orang yang anda > kenal dan Insya- Allah , ridha Allah akan dianugerahkan > kepada setiap orang yang anda foward. > Maaf bagi yang tidak berkenan.... > __._,_.___ |
Selasa, 12 Agustus 2008
RENUNGAN MALAM PERTAMA......................................................................
Posted by BLOG QOE at 19.20 0 comments
Senin, 28 Juli 2008
Tahajjud Sembuhkan Segala Penyakit
Posted by BLOG QOE at 00.18 0 comments
Minggu, 27 Juli 2008
FEDORA LOG
A Fedora Log, for IT and Fedora related stuff. Ternyata mungkin lebih mudah memisahkan dunia IT dan dunia curhat blog ini… toh banyak resource (baca: domain yg sudah dibayar tapi ngga terpakai) yang selama ini nganggur. Lagipula walaupun .or.id, tapi hostingnya di luar.. dan sepertinya jauh lebih reliable daripada yang ini.. Kenapa harus “Fedora Log”? simpel saja, sebagai bukti kecintaan dan ke’fanatik’an saya kepada Fedora Anyway, sebenarnya saya cuma mau buat pengumuman ada BLOG BARU Lagi…. Cheers! WOW!!!
Kecelakaan Digital!!!! Parah, rusak, hancur, musnah, kacau. Kemarin saya seperti kehilangan salah satu anggota keluarga. Lebih parah daripada ketika Kamera Canon S2IS saya rusak. Lebih parah daripada ketika Kabel Charger Kamera Canon EOS 400D saya hilang. Lebih parah daripada ketika modem ADSL di kantor sekarang rusak. Lebih parah daripada salah satu server di kantor lama dulu jebol dan RAMnya diinfeksi Trojan… Harddisk utama dalam kehidupan saya, yang isinya semua file-file penting selama 5 tahun terakhir, termasuk foto-foto keluarga dan berbagai event yang saya ‘liput’ dari tahun 2005 yang lalu (total “My Pictures” kira kira 20-30GB), beberapa file hasil kreasi saya berupa publikasi, surat, logo, iklan, poster, spanduk, brosur, sampai video.. JEBOL dan tidak bisa diakses lagi. 200GB, hilang begitu saja. Kemungkinan yang sangat saya harapkan adalah hanya terjadi koslet, ketika saya menghubungkan kabel adaptor dan pin-pin power hdd tsb. Memang kesalahan saya adalah menjadikan harddisk itu sebagai harddisk eksternal, hanya dengan menggunakan kabel sambungan IDE-USB biasa, yang mudah dicopot dan sejujurnya menurut saya tidak reliable. Seharusnya minimal saya gunakan box khusus dan tidak terlalu me-mobile-kan harddisk tersebut. Moga-moga masih ada teknisi atau penyelamatdata.com yang masih bisa menghidupkannya kembali, minimal menarik data penting yang ada di dalamnya. Benar-benar hadiah tahun baru yang mengejutkan. Menambah satu poin dalam evaluasi 2007 saya: Lakukan BACKUP data secara berkala. Sedih, kemarin saya seperti orang yang tak punya nyawa lagi, malas, lesu, jengkel, marah, sakit hati, merasa bodoh, terus bertanya-tanya “mengapa” … jadi agak rapuh.. Hari ini sih sudah normal kembali Losary Cyber Beach 2!!! khirnya berkesempatan…Tadi siang, setelah bertandang ke UMI untuk acara workshop Linux tanggal 2 nanti, saya dan Fadly ’singgah’ untuk makan siang sekaligus ‘menjajal’ HotSpot Telkom di Pantai Losari. Ternyata benar, panjang banget! dari Rumah Jabatan Walikota (dekat Pintu Gerbang Tanjung Bunga) sampai MGH, dipenuhi logo Telkom Hotspot. Kami sendiri mencoba dari area dekat Hotel Imperial Aryaduta (Sedona), dan ‘konek’ ke Access Point dengan nama Hotel tsb. Rata-rata kecepatan cukup baik, saya melakukan percobaan di speedtest.net, hasilnya cukup memuaskan, jika melakukan test dari Server di Singapura, kecepatan rata-ratanya 250 kbps untuk download dan 190 kbps untuk upload. Nah, sekalian dari situ pula saya mengirim laporan ke milis LUGU. Setengah, soalnya cuma sebulan! Bukan cuma hotspot ini, ada koneksi kecepatan tinggi lain yang setahu saya baru ditawarkan di Makassar, produk Indosat M2. Dengan slogan 3.5G, koneksi hingga 2,6 Mbps menggunakan modem pcmcia atau usb. Tapi sayang harganya masih lumayan tinggi, apalagi kalau harus beli modemnya Ternyata Line - In Beberapa bulan ini, ketika saya switch dari Windows XP Media Center (original! bawaan laptop) ke Fedora Core 6 yang sudah terinstall dengan baik di Toshiba A105 saya, ada satu masalah yang sangat mengganggu. Kalau memainkan musik, atau film, suara yang dihasilkan selalu berisik, ada suara, tapi seperti speaker pecah, kresek-kresek istilahnya. Ternyata masalahnya simpel, channel Line-In (yang secara fisik memang tidak ada di rata-rata perangkat laptop), mendistorsi suara. Atas saran kawan di milis tanya-jawab, saya coba untuk mematikan (mute) semua channel kecuali PCM dan atau Master di alsamixer (atau volume control). Betul aja, setelah coba-coba, saya temukan bahwa channel line-in-lah biang keroknya. Saya coba, asalkan volume line-in berada di bawah posisi < src="http://john.chendra.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":-)" class="wp-smiley"> Walaupun rada-rada BASBANG, lega aja rasanya telinga ini Ngomong-ngomong soal Fedora, sebentar lagi (24 Mei) Fedora 7 rencananya akan di rilis. Ya, Fedora, bukan Fedora Core. Mulai rilis ke 7 ini, Fedora Core & Extras akan digabung, jadi cuma 1 repository resmi, tidak ada lagi Extra, tidak ada lagi Core. Sementara repository lain (non free seperti livna) sepertinya tidak banyak perubahan (saya sendiri masih belum terlalu jelas :P). Ironisnya, ketika Fedora 7 udah mau keluar, request DVD bulan ini untuk FC6 dari Indonesia justru sangat banyak, biasanya 1 atau 2, (bahkan tidak ada waktu bulan Maret) bulan ini, baru tanggal 3 aja udah ada 7 request yang sudah diterima. Saya sempat menanyakan ke milis freemedia, tapi disarankan untuk tetap mengirim FC6 sampai bulan Mei berakhir. Saya sendiri masih bingung nih, pas keluar Fedora 7 nanti mau dapat DVDnya darimana, sejak FC6 rilis dulu saya udah jadi fakir bandwidth soalnya. Jatah bandwidth Speedy yang 1 GB dikali dua dengan jatah kantor pun nggak cukup untuk 1 DVD. Udah gitu kalau mau nge-request, lah yang distribusikan gratis untuk wilayah Indonesia selama ini ya cuma saya sendiri… Nanti ajalah, siapa tau ada malaekat yang kirim DVD Modus Penipuan Blue Planet Tour Cerita menyebalkan ini saya urutkan seperti ini saja dulu, sebab saya sulit menceritakan kembali kata-per-kata sebab kejadiannya cukup lama dan tidak mungkin saya mengingat semua secara persis. Kejadiannya siang hari, kira-kira pukul 15.00 WITA tanggal 4/9/2006.
5/9/2006 Di kantor, saya menelepon ke nomor telepon yang ditinggalkan Erik dan Irfan untuk saya, namun mungkin karena kepagian (padahal waktu itu kira-kira pukul 08.15 di Jakarta), belum ada seorang karyawan pun yang ada di kantor, kata orang yang menerima telepon saya. Saya disarankan menelepon sekitar pukul 9 (WIB). Setelah menunggu hingga pukul 9 WIB, saya pun menelepon mereka lalu mulai komplain ke penerima telepon, bahwa hotel di Makassar tidak mengenal mereka, lalu saya katakan saya ingin membatalkan transaksi itu. Penerima telepon menanyakan siapa yang menghubungi saya kemarin. Setelah saya beri tahu bahwa saya dihubungi oleh Erik, ia mengatakan akan meminta Erik menelepon saya nanti. Saya diminta bersabar dulu. Saya sempat berpikir mungkin juga resepsionis di hotel tadi yang kurang informasi. Saya kemudian menelepon Halo BCA (bagian K.Kredit) lalu menceritakan kasus yang saya alami. Customer Service (CS) BCA kemudian menekankan bahwa mereka tidak pernah bekerja sama dengan lembaga apapun seperti Blue Planet ini, memberikan hadiah atau diskon khusus. Saya kemudian memblokir kartu VISA saya yang nomornya sudah bocor ke tangan Erik lengkap dengan expiry datenya. Kebetulan kartu VISA tersebut sedikit patah pada bagian ujungnya, sayapun mengganti kartu VISA saya dengan yang baru. Berdasarkan info BCA, transaksi 1.495.000 kemarin masih menggantung, artinya datanya sudah diterima BCA namun belum lengkap dan belum ter-posting ke dalam rekening saya. Katanya data akan terposting paling tidak 15 hari yang akan datang. Ketika saya meminta agar BCA meng-cancel transaksi saya sebesar Rp 1.495.000,-, CS BCA mengatakan sebaiknya saya langsung menghubungi pihak yang menelpon saya dan meminta mereka membatalkan, sebab di BCA sendiri belum mengetahui kapan, dimana dan terhadap perusahaan mana/siapa kartu kredit saya dipakai. CS tersebut juga mewanti-wanti saya agar berhati-hati dalam membubuhkan tanda-tangan, sebab jikalau tidak berhati-hati bisa saja tanda-tangan saya akan diambil oleh pihak orang yang menelepon saya lalu dijadikan bukti pembayaran. Tak terasa, sudah siang, di Makassar sudah pukul 12.00 saya masih juga belum ditelepon oleh Erik. Saya kemudian keluar kantor untuk makan siang dan melakukan keperluan lainnya, termasuk ke Bank untuk beberapa hal lain. Setelah kembali ke kantor saya meneruskan pekerjaan saya, sambil terus menunggu telepon yang tak kunjung tiba dari Erik. Saya berinisiatif meneleponnya ketika sudah malas menunggu dan hari sudah semakin siang. Kira-kira pukul 14.00 saya kembali menelepon 021-3902268. Kali ini saya langsung mencari Erik. Saya kemudian mengkonfrontasikan informasi saya kepada Erik, bahwa saya sudah ke hotel dan menelepon BCA, nama Blue Planet sama sekali tidak dikenal. Saya juga menekankan saya ingin membatalkan transaksi saya kemarin dan meminta mereka membatalkan mengirim kartu apapun ke rumah saya. Oleh Erik, saya kemudian dijelaskan bahwa saya harus melakukan reservasi KE MEREKA, bukan ke hotel langsung, begitu pula untuk pembelian tiket pesawat. Saya kaget, ini tidak dijelaskan kemarin. Saya kemudian mendesak untuk membatalkan transaksi kemarin, oleh Erik dikatakan bahwa karena mereka online, maka data saya sudah terkirim ke merchant mereka dan tidak dapat ditarik kembali. Saya mempertanyakan, bahwa justru karena online-lah maka pembatalan menjadi sangat mudah. Mungkin si Erik tidak mengerti, sehingga ia kemudian kembali mengulang kalimat bahwa transaksi sudah tidak bisa dibatalkan karena online. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sejak transaksi, sudah berlalu 24 jam, makanya transaksi tidak bisa dibatalkan. Kebetulan saat itu Baterai HP CDMA saya mati, jadi saya lanjutkan menelepon dengan GSM saya, yang kemarin dihubungi si Erik. Di situ saya langsung mengecek, sesungguhnya jam berapa Erik menelepon saya. Ternyata belum sampai 24 jam! Erik menelepon saya pukul 15.05 WITA, sementara saat itu baru pukul 14.15 WITA. Saya sempat ngotot bahwa ini belum 24 jam, mohon dibatalkan saja, namun ia kembali dengan alasan online-online, tidak bisa lagi. Saya pikir daripada saya berdebat dengan orang yang tidak mengerti teknologi, lebih baik saya meminta agar bagaimana saya mendapat informasi lebih lanjut, saya ingin mengetahui apa sebenarnya Blue Planet ini, dan dijawab dengan meminta saya melihat website dari Blue Planet jika saya tidak percaya. Saya kemudian mengatakan saya sudah mencari, tapi tidak ada Blue Planet seperti perusahaan mereka di Internet (coba aja search sendiri, tanpa kata ‘tour’). Sebelumnya saya memang sudah Googling dengan kata kunci: ‘”Blue Planet” Indonesia visa discount voucher’. Saya kemudian meminta alamat web mereka untuk mengecek lebih lanjut. Oleh Erik saya diberi alamat e-mail (ni orang gak ngerti Web kali ya :D), blueplanet_tours@yahoo.co.id, setelah saya mulai komplen, “Alamat websitenya?” ia pun menjawab (sambil terdengar suara wanita yang berteriak dari belakang), www.blueplanettour.com. (pake mengeja ‘whisky-whisky-whisky’, dia pikir saya yang blo’on) Saya pun menutup telepon dan mengatakan saya akan menelpon kembali sebentar lagi setelah mengecek website mereka. Di sinilah saya tahu bahwa saya ditipu dan dijebak. Permainan yang buruk, cara bisnis yang tidak beretika dan penuh kepalsuan. Blue Planet rupanya tidak lebih dari perusahaan tour dan travel yang sedang menjaring customer baru. Saya benar-benar jengkel. Apalagi ketika membuka website mereka, web mereka sangat minim informasi, apalagi yang berhubungan dengan “Hadiah” yang saya dapatkan. Saya langsung menelepon kembali ke 021-3902268, mencari Erik kembali. Setelah menunggu sebentar, Mira, yang menerima telepon (sepertinya orang yang sama dengan tadi pagi), mengatakan bahwa Erik sudah pergi dan menyarankan saya telepon kembali besok. Saya langsung mengatakan saya ingin membatalkan transaksi yang kemarin, sambil menjelaskan bahwa saya tidak diberi penjelasan lengkap sebelumnya. Saya juga katakan saya tidak butuh penawaran seperti ini, lagipula saya jarang bepergian. Selain itu jika ingin bepergian, di Makassar sudah ada perusahaan Tour dan Travel langganan saya yang bisa saja dapat saya mintai fasilitas atau ‘membership benefits’ seperti yang mereka tawarkan. Mira kembali mencoba meyakinkan saya dengan berbagai fasilitas yang bisa saya dapatkan, tapi saya tetap tidak tertarik. Saya sudah merasa dikelabui. Itu sudah cukup menggambarkan bagaimana perusahaan ini sebenarnya. Iapun mengatakan akan menginformasikan hal ini ke Erik dan meminta saya menelepon kembali besok. Ya, saya akan menelepon besok, tunggu saja. Saya ingin menyimpulkan. Saya merasa Blue Planet sudah mengelabui saya. Tanpa menyebut kata tour yang seharusnya menjadi identitas perusahaan mereka, mereka membuat saya mengira mereka adalah perwakilan VISA yang memberikan hadiah kepada saya. Dengan licik mereka berhasil mendapatkan nomor kartu kredit VISA saya, lengkap dengan expiry date-nya. Memang saya bodoh, sebab saya sendiri tidak awas ketika membocorkan informasi ini. Apalagi di saat-saat seperti ini, saat anak kedua saya akan lahir beberapa minggu lagi, pasti butuh uang yang cukup banyak nantinya, saya malah menyumbang hampir 1.5 juta ke Erik.. Oleh karena itulah cerita ini bela-belain saya tulis. Agar anda-anda di luar sana berhati-hati dengan travel agency seperti ini. Kalau ada yang mau bantu saya ‘ngecek’ ;), ini alamat mereka: Blue Planet Tours Update: Sejak 5 September 2006, di weblog ini saja sudah 5 orang yang menceritakan mengalami kejadian yang sama. Lucunya, di kantor saya di Makassar ini, salah satu staff Administrasi saya juga tertimpa masalah yang sama (suaminya tepatnya). Malah mereka (kawan saya ini) sudah sempat dikirimi ‘kartu keanggotaan’nya. Saya akhirnya sarankan untuk menghubungi BNI (bank penyedia kartu mereka), untuk melaporkan kejadian ini. Oleh Card Center BNI, mereka disarankan untuk tidak tanda-tangan dan mengembalikan barang yang sudah diterima. Apesnya, mereka baru sadar setelah tagihan sekitar 1,6juta muncul di rekening kartu kredit mereka. Setelah mengirim balik barang-barang yang diterima dari Blue Planet dan memperlihatkan bukti kirim ke BNI, akhirnya tagihan itu hilang pada bulan berikutnya. Melengkapi cerita saya yang sudah sangat panjang dan tidak di-update lagi di atas.. Saya-pun akhirnya tidak membayar hampir 1,5 juta itu. Ke-esokan harinya ketika itu (6/9/2006) saya menelepon dan akhirnya membuat jengkel pihak blue planet dengan beberapa e-mail, komentar di guestbook mereka, dan posting blog ini. Hari itu saya juga akhirnya ribut dengan salah satu manager (?) mereka, yang dengan sombongnya menceritakan besarnya aset mereka yang katanya bisa membuat mereka mendapatkan mesin khusus dimana kartu kreditnya tidak perlu digesek, tapi cukup dengan memasukkan angka saja. Saya yakin, dia sangat marah dengan ‘teror’ melalui e-mail dan komentar guestbook yang saya kirimkan, padahal saya cuma bilang “Kembalikan uang saya…”, “Saya merasa ditipu…”. Mungkin akhirnya mereka ‘menyerah’ juga dan membatalkan transaksi itu, sebab akhirnya saya tidak pernah menerima apapun dari mereka (orang rumah juga sudah saya wanti-wanti, untuk tidak menerima apapun yang dikirim untuk saya pada hari-hari itu). Dan memang pada akhir bulan Mei itu tidak muncul tagihan apapun di rekening kartu kredit saya. Saran saya untuk yang sudah/sedang/akan mengalami:
Di sisi lain, kalau kebetulan ada dana lebih, udah gitu memang sering keluar kota, dan anda memang tinggal di Jakarta, sebenarnya tawaran mereka cukup menarik, sebab dengan membayar segitu, kita katanya udah dapat beberapa voucher hotel yang kalau saya hitung-hitung cukup berimbang dengan dana yang kita keluarkan. |
Posted by BLOG QOE at 22.28 0 comments
Kamis, 24 Juli 2008
Igos Nusantara
KONFIGURASI REPOSITORI IGN LEBIH MUDAH!!!!!! Bentuk/Susunan Repositori Saat ini repository utama IGOS Nusantara (IGN) berada di Susunan repositori telah mengalami penambahan dan penyesuaian. Saat ini repository diatur dan diklasifikasi berdasarkan sumber repositori dan disesuaikan dengan IGN. Bentuknya ada di: Jika dibandingkan dengan pengaturan/konfigurasi IGN sebelumnya Ada penambahan dan perubahan nama, yaitu untuk nama “atrpms”, “bebas” dan “kernel”. Penjelasan Skrip Konfigurasi skrip dengan nama “skrip1-repo.sh” berfungsi untuk membackup skrip lama, kemudian menyalin dan menambahkan skrip baru, skrip bernama “skrip2-yum.sh” berfungsi untuk update, paket yum yang baru akan bekerja lebih cepat. skrip ketiga “skrip3-auvi.sh” berfungsi untuk memasang beberapa aplikasi multimedia, skrip ini boleh dijalankan, boleh juga tidak pakai. … hem … proxy server disini dikonfigurasi sangat ekstrim, setiap posting ke website (ada tiga web), sepertinya hanya dapat melakukan post sekitar dua KB, posting ini berukuran sekitar tiga KB, sehingga sisanya yang satu KB gagal terus Lanjut baca posting ini di milis IGN:
Workshop IGOS Nusantara Tingkat Mahir |
Posted by BLOG QOE at 06.14 0 comments


